Iklan

Jelang Akhir Tahun, Bappeda Kabupaten Tangerang Susun Evaluasi Menyeluruh

Detikflash
Jumat, 21 November 2025, 19:00 WIB Last Updated 2025-11-22T03:04:54Z
masukkan script iklan disini
masukkan script iklan disini

 

Detikflash.net, KAB. TANGERANG – Menjelang penutupan tahun anggaran 2025, Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kabupaten Tangerang mulai melakukan evaluasi besar-besaran terhadap capaian program unggulan Bupati dan Wakil Bupati Tangerang.


Kepala Bappeda Kabupaten Tangerang, Erwin Mawandy, mengatakan bahwa pihaknya telah menerima instruksi untuk menyusun evaluasi menyeluruh atas program-program prioritas yang termuat dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD).


Evaluasi difokuskan pada lima sektor utama, yakni pendidikan, kesehatan, infrastruktur dan lingkungan hidup, ekonomi kerakyatan, serta tata kelola pemerintahan yang inovatif dan kreatif.


"Pada awal hingga pertengahan Desember, kami akan mengumpulkan data dari Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait yang ditugaskan untuk melaksanakan program-program prioritas ini,” jelas Erwin, Kamis 20 November 2025.


Bappeda menekankan bahwa evaluasi tidak hanya akan melihat penyerapan anggaran dan pembangunan fisik, tetapi juga efektivitas program dalam memenuhi kebutuhan masyarakat. Tujuan utama ini untuk memastikan mandat RPJMD benar-benar dijalankan secara serius oleh setiap OPD.


Erwin menambahkan bahwa hasil evaluasi akan disampaikan langsung kepada Bupati sebagai dasar perbaikan dan penguatan kualitas program yang masih berjalan.


“Kami tidak ingin program yang dijalankan dampaknya tidak signifikan. Jadi evaluasi akan didasarkan pada data yang tersedia, meneliti tren selama satu tahun terakhir,” ujarnya.


Komitmen terhadap prinsip transparansi dan akuntabilitas juga kembali ditegaskan. Erwin memastikan bahwa setiap program yang dinilai belum berdampak signifikan akan menjadi catatan khusus untuk diperbaiki pada tahun berikutnya.


"Kami akan secara transparan dan akuntabel jika ada satu program dianggap belum signifikan, itu akan menjadi tugas kami untuk diperbaiki,” katanya.


Adapun rincian fokus setiap sektor antara lain:


1. Kesehatan: Pembangunan infrastruktur layanan kesehatan yang optimal agar masyarakat memperoleh pelayanan yang nyaman.


2. Pendidikan: Penanganan persoalan noninfrastruktur, termasuk kurikulum, kualitas pengajaran, serta fasilitas pendukung.

3. Infrastruktur: Penyediaan infrastruktur yang langsung menyentuh masyarakat berpenghasilan rendah, seperti rumah layak huni dan fasilitas sanitasi.


4. Ekonomi Kerakyatan: Pengembangan UMKM melalui pelatihan, pemberdayaan, dan peningkatan kewirausahaan.


Bappeda juga menekankan pentingnya penggunaan data sebagai dasar perumusan program. Sebuah pusat database digital akan dibangun di Kantor Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Kabupaten Tangerang untuk mengonsolidasikan data dari lima sektor prioritas tersebut.


Di sisi lain, menanggapi pemangkasan transfer pusat ke daerah sebesar Rp620 miliar, Erwin menyampaikan bahwa kondisi fiskal Kabupaten Tangerang tetap kuat. Meski melakukan efisiensi, daerah tetap memenuhi alokasi mandatori untuk sektor-sektor utama.


"Mandatorinya tetap kita pertahankan. Pendidikan tetap 20 persen, kesehatan yang minimal 10 persen tetap kita pertahankan dan infrastruktur yang diwajibkan 40 persen juga tetap kita pertahankan,” tandasnya.


Penulis: Fadlli Achmads Am 

Kaperwil Banten

Komentar

Tampilkan

Terkini