Iklan

Proyek Situ Gede Modernland Diduga Bermasalah, Anggaran Tak Masuk Akal dan Perubahan Waktu Pelaksanaan Jadi Sorotan

Detikflash
Kamis, 20 November 2025, 16:42 WIB Last Updated 2025-11-21T00:42:24Z
masukkan script iklan disini
masukkan script iklan disini


 Tangerang, Kompas.com - Proyek revitalisasi Situ Gede atau Rawa Besar Modernland di Kota Tangerang menjadi sorotan setelah adanya dugaan ketidaksesuaian anggaran dan perubahan waktu pelaksanaan. Proyek yang menggunakan dana APBD Provinsi Banten TA 2025 ini, dengan nilai kontrak Rp 166.000.000, dikerjakan oleh CV. Satria Abadi.

 

Proyek dengan nomor kontrak 600.5.3/1298/SP/UPTD.PENGDAS/CIDCIS/X/2025 dan tanggal kontrak 13 Oktober 2025 ini memiliki nama kegiatan "Pengelola Sumber Daya Air Dan Bangunan Pengaman Pantai Pada Wilayah Sungai Lintas Daerah Kabupaten/Kota Tangerang" dengan paket pekerjaan Situ Besar / Rawa Gede. Lokasinya berada di Situ Gede atau Rawa Besar Modernland, Hartono Raya Kelapa Indah, Kecamatan Tangerang, Kota Tangerang.

 

Kejanggalan muncul terkait perubahan waktu pelaksanaan proyek yang semula 30 hari menjadi 60 hari. Awak media dari detikflash.net mencoba mengonfirmasi hal ini kepada para pekerja di lokasi, namun mereka enggan memberikan komentar. Diduga, kepala proyek dengan inisial Dxxx menjadi pihak yang bertanggung jawab atas perubahan ini.

 

Selain masalah waktu pelaksanaan, proyek pembangunan paving block untuk jogging track ini juga diduga belum memiliki izin lingkungan yang sesuai. Pengurus Karang Taruna setempat dengan inisial Kxxxx mengungkapkan kekecewaannya karena proyek tersebut belum mengantongi izin dari RT, RW, dan jajaran terkait.

 

"Saya sebagai pengurus karang taruna sangat kecewa kenapa proyek ini tidak ada izin terlebih dahulu kepada kami," ujarnya.

 

Menurut Peraturan Pemerintah Nomor 22 Tahun 2021 tentang Penyelenggaraan Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup, setiap kegiatan usaha yang memiliki dampak lingkungan wajib memiliki persetujuan lingkungan, seperti AMDAL, UKL-UPL, atau SPPL.

 

Hingga berita ini diturunkan, pihak-pihak terkait belum memberikan respons terhadap upaya konfirmasi yang dilakukan oleh awak media. Kami akan terus memantau perkembangan kasus ini dan memberikan informasi terbaru kepada pembaca.

 

Fadlli Achmads Am

Kaperwil Banten

Komentar

Tampilkan

Terkini