Raker yang berlangsung khidmat dan sarat semangat kebangsaan tersebut dihadiri jajaran pengurus serta anggota PPPK-RI Satuan Bela Negara se-Kota Cilegon. Kegiatan ini mengusung tema “Optimalisasi Peran PPPKRI Bela Negara dalam Menjaga Nilai Perjuangan dan Pembinaan Bela Negara.”
Ketua PPPKRI Bela Negara Kota Cilegon, H. Suwarni, menegaskan bahwa Raker menjadi momentum penting untuk mengukur capaian organisasi selama satu tahun terakhir sekaligus memperkuat komitmen bela negara di tengah tantangan zaman.
"Raker ini bukan sekadar agenda tahunan, tetapi menjadi sarana evaluasi menyeluruh terhadap program yang telah berjalan sepanjang 2025,” kata Suwarni.
Menurutnya, melalui forum Raker ini, organisasi ingin memastikan setiap program yang dijalankan benar-benar memberikan dampak nyata bagi masyarakat serta tetap sejalan dengan nilai-nilai bela negara.
Ia menambahkan, hasil evaluasi internal menunjukkan masih perlunya peningkatan peran aktif anggota, khususnya dalam kegiatan sosial, edukasi kebangsaan, serta penguatan sinergi dengan pemerintah daerah.
“Ke depan, kami akan lebih fokus pada program pembinaan generasi muda, penguatan wawasan kebangsaan, serta kolaborasi lintas organisasi. Bela negara hari ini tidak hanya soal fisik, tetapi juga menjaga persatuan, moral, dan ketahanan sosial,” tegasnya.
Dalam kesempatan tersebut, Suwarni juga menyampaikan apresiasi kepada PPPKRI Satuan Bela Negara Marcab Pulo Merak yang telah menyelenggarakan Grand Opening Pelatihan dan Profesi Warga Kecamatan Pulo Merak.
“Kami mengapresiasi Marcab Pulo Merak yang telah membuka pelatihan sertifikasi SDM lokal. Semoga ini bisa menjadi contoh bagi Marcab lainnya agar program PPPKRI benar-benar menyentuh langsung masyarakat Kota Cilegon,” pungkasnya.
Sementara itu, Sekretaris PPPKRI Bela Negara Mada II Kota Cilegon, Aris Munandar, mengungkapkan bahwa Raker 2025–2026 juga membahas sejumlah persoalan aktual di Kota Cilegon, termasuk bencana banjir yang terjadi beberapa waktu lalu.
“Raker ini juga membahas kejadian alam yang kemarin terjadi di Kota Cilegon, seperti banjir, serta berbagai permasalahan lain yang dihadapi masyarakat,” ungkap Aris.
Menurutnya, PPPKRI mendorong adanya forum diskusi antar-Marcab untuk menampung dan menyalurkan aspirasi serta keluhan warga kepada pemerintah daerah.
“Kami akan melayangkan surat kepada Wali Kota Cilegon agar dapat duduk bersama berdiskusi terkait banjir kemarin, sehingga ada solusi konkret agar kejadian serupa tidak terulang kembali,” katanya.
Aris menegaskan, PPPKRI Bela Negara mendukung penuh langkah-langkah pemerintah daerah dalam upaya penanggulangan banjir di Kota Cilegon.
“Kami mendukung langkah Wali Kota Cilegon, Pak Robinsar, untuk mengevaluasi aktivitas tambang-tambang yang ada di Kota Cilegon,” tandasnya
Penulis : Fadlli Achmads Am
Kaperwil Banten


