Iklan

Cuaca Ektream, Akses Jalan Winong-Batu Kuda Lumpuh Total Akibat Longsor Tiga Rumah Warga Rusak Berat Tertimpa Pohon Tumbang

Detikflash
Senin, 05 Januari 2026, 09:23 WIB Last Updated 2026-01-05T17:31:19Z
masukkan script iklan disini
masukkan script iklan disini

SERANG, Detikflash.net – Pemerintah Desa (Pemdes) Winong, Kecamatan Mancak, bergerak cepat menangani dampak bencana alam yang melanda wilayahnya pada awal tahun 2026. Aksi tanggap darurat ini dilakukan menyusul insiden pohon tumbang dan tanah longsor yang merusak permukiman warga serta akses jalan, Sabtu (3/1/2026).

​Penanganan di lapangan dipimpin langsung oleh Kepala Desa Winong, Muhtar Lutfi, dengan pendampingan dari Camat Mancak serta Asisten Daerah (Asda) Kabupaten Serang.

​Bencana pertama dilaporkan terjadi di Kampung Bale Desa dan Kampung Kubang. Akibat curah  hujan dan angin kencang ekstrem, hingga pohon berukuran besar tumbang dan menimpa sedikitnya tiga rumah warga hingga mengalami kerusakan berat.


​Dengan kejadian tersebut. Kades Winong bersama puluhan warga setempat dan perangkat desa winong tampak bahu-membahu membersihkan puing-puing reruntuhan rumah yang tertimpa pohon,  dan mengevakuasi batang pohon sejak pagi hingga malam hari. Meski tidak ada korban jiwa dalam insiden ini, kerugian materiil ditaksir mencapai ratusan juta rupiah.


​"Kami sangat mengapresiasi semangat gotong royong warga yang tanpa lelah membantu proses evakuasi. Saat ini, kami juga telah berkoordinasi dengan Pemerintah Kabupaten Serang agar langkah penanggulangan bencana dapat dilakukan secara masif dan cepat," ujar Kepala Desa Winong, Muhtar Lutfi, saat ditemui di lokasi.

​Selain kerusakan rumah, bencana tanah longsor juga melanda titik strategis di Kampung Perumasan, tepatnya di Jalan Dako. Material longsor menutup total akses jalan yang menghubungkan Desa Winong menuju kawasan Batu Kuda.


​Muhtar menjelaskan bahwa evakuasi material longsor tidak bisa dilakukan secara manual karena volume tanah yang besar. ​"Kami sudah menghubungi BPBD Kabupaten Serang untuk meminta bantuan alat berat. Material longsor yang menutupi jalan harus segera disingkirkan agar mobilitas warga dari Winong ke Batu Kuda kembali normal," lanjutnya.

​Pemerintah Desa Winong mengimbau masyarakat untuk tetap waspada mengingat anomali cuaca yang sulit diprediksi. Di sisi lain, Muhtar Lutfi berharap adanya perhatian lebih, baik dari pemerintah pusat maupun donatur, untuk membantu meringankan beban warga yang terkena musibah rumahnya hancur tertimpa pohon.


​"Kami berharap ada bantuan stimulus bagi warga yang terdampak, baik dari pemerintah maupun pihak swasta (donatur). Musibah ini adalah ujian, kami meminta warga untuk tetap bersabar sementara kami mengupayakan bantuan terbaik," pungkas Muhtar.(*/red).

Komentar

Tampilkan

Terkini