Iklan

Jangan Menunggu Korban, Aksi Heroik Pemuda Anyar Tambal Jalan Rusak Pakai Uang Pribadi

Detikflash
Selasa, 03 Februari 2026, 04:32 WIB Last Updated 2026-02-03T12:32:37Z
masukkan script iklan disini
masukkan script iklan disini


ANYAR, – Gerah melihat kondisi infrastruktur yang tak kunjung diperbaiki, Mahfud, seorang pemuda asal Kampung Palupuy, Desa Sindangkarya, Kecamatan Anyar, nekat turun tangan. Bersama seorang rekannya, ia melakukan aksi nyata menambal lubang di jalan alternatif menuju kawasan wisata Pantai Anyer, Selasa (3/2/2026).


Aksi ini difokuskan pada titik kerusakan parah yang berada tepat di jembatan depan Kantor Desa Sindangkarya. Mahfud mengaku, keputusannya ini didasari oleh rasa khawatir akan keselamatan para pengendara yang melintas.


Bermodal Kocek Pribadi

Tanpa menunggu bantuan dari pemerintah setempat atau dinas terkait, Mahfud menggunakan modal dari kantong pribadinya untuk membeli material berupa semen dan pasir. Dengan peralatan seadanya, ia mengaduk semen dan menutup lubang-lubang yang selama ini menganga dan membahayakan warga.


"Kondisi jalan ini sudah lama rusak parah. Kalau dibiarkan terus, kami khawatir akan memakan korban jiwa, apalagi ini jalan utama bagi warga dan wisatawan,yang menuju ke pantai Anyer" ujar Mahfud saat di konfirmasi melalui pesan whatsapp, Selasa (03/02/2026).


Lebih lanjut Mahfud melakukan aksi simbolis dengan membentangkan selembar kertas karton putih. Pesan yang tertulis di dalamnya cukup menohok: “Jangan Menunggu Korban”.


Pesan tersebut merupakan kritik terbuka sekaligus pengingat bagi pihak berwenang agar tidak abai terhadap pemeliharaan fasilitas publik. Menurut Mahfud, jalan tersebut merupakan jalur alternatif strategis menuju destinasi wisata Pantai Anyer yang kerap padat kendaraan, terutama saat akhir pekan.


Hingga berita ini diturunkan, belum ada pernyataan resmi dari pihak Pemerintah Desa Sindangkarya maupun Dinas Pekerjaan Umum setempat terkait status perbaikan jalan permanen di wilayah tersebut. (*/Zaenal).

Komentar

Tampilkan

Terkini