SERANG, DETIKFLASH.NET - Dinas Pariwisata, Kepemudaan, dan Olahraga (Disparpora) Kota Serang mengambil langkah tegas dalam menertibkan kawasan Stadion Maulana Yusuf pada Rabu (12/02/2026). Upaya ini bertujuan mengembalikan fungsi utama stadion sebagai sarana olahraga dan membersihkan area tersebut dari aktivitas negatif yang meresahkan masyarakat.
Kepala Disparpora Kota Serang, Zeka Bachdi, menegaskan bahwa penertiban oleh Satuan Tugas (Satgas) merupakan tindak lanjut dari arahan Walikota Serang. Hal ini juga merespons video viral terkait penertiban pedagang yang beredar di media sosial.
Zeka menjelaskan bahwa area stadion selama ini sering disalahgunakan untuk kegiatan yang melanggar norma dan hukum. Satgas diberikan kewenangan untuk mengatur tata kelola di kawasan pedagang Pasar Ekonomi Kreatif Stadion MY.
"Kami melaksanakan tugas dan perintah Bapak Walikota terkait stadion tidak boleh kembali menjadi tempat penjualan narkoba, penjualan perempuan, hingga tempat orang mabuk-mabukan," kata Zeka.
Langkah Disparpora ini mendapat respons positif dari pedagang. Ketua Paguyuban Pedagang Ekonomi Kreatif Stadion Maulana Yusuf, Imam Syafei, mengajak para pedagang untuk kooperatif dan mematuhi aturan yang ditetapkan pemerintah daerah.
“Ayo pedagang, mari bersama-sama kita mengikuti aturan dinas. Kita jaga stabilitas dan nama baik stadion. Kita ingin mengubah citra stadion yang dulunya kurang bagus di mata masyarakat menjadi pusat kuliner yang tertib dan berwibawa,” kata Imam.
Disparpora menargetkan Stadion Maulana Yusuf menjadi lingkungan yang sehat, aman, dan terbebas dari peredaran minuman keras serta penyakit masyarakat lainnya. Penertiban ini memiliki beberapa poin utama, yaitu: Mengembalikan stadion sebagai fasilitas olahraga. Menghilangkan praktik perjudian, narkoba, miras, dan prostitusi. Mengarahkan pedagang ke area Pujasera agar lebih rapi. Sinergi antara pemerintah, Satgas, dan paguyuban pedagang.
Dengan penataan ini, Stadion Maulana Yusuf diharapkan menjadi ikon kebanggaan warga Kota Serang yang nyaman untuk berolahraga dan menjadi destinasi kuliner yang sehat.(caca/red).


