Iklan

Dukung Swasembada Pangan, Polsek Mancak Tanam Jagung Serentak di Kampung Cior Sangiang Mancak

Detikflash
Sabtu, 07 Maret 2026, 02:36 WIB Last Updated 2026-03-07T10:36:16Z
masukkan script iklan disini
masukkan script iklan disini


SERANG, Detikflash.net – Kepolisian Sektor (Polsek) Mancak melaksanakan aksi penanaman jagung serentak dalam rangka mendukung program swasembada pangan nasional. Kegiatan ini difokuskan di Kampung Cior, Desa Sangiang, Kecamatan Mancak, Kabupaten Serang, Sabtu (7/3/2026).


​Penanaman ini menandai dimulainya siklus tanam kuartal I tahun 2026. Langkah ini diambil sebagai bentuk dukungan nyata institusi kepolisian terhadap stabilitas pangan di tingkat lokal maupun nasional.


​Kapolsek Mancak, AKP Acum, menyatakan bahwa lahan seluas satu hektar di kawasan tersebut dioptimalkan untuk penanaman komoditas jagung pakan. Pemilihan jenis jagung ini didasarkan pada tingginya kebutuhan pasar dan peran strategisnya dalam rantai pasok peternakan.


​"Penanaman jagung serentak ini merupakan bagian dari komitmen kami dalam menyukseskan program pemerintah terkait ketahanan pangan," ujar AKP Acum usai melakukan penanaman jagung 


​Pihaknya berharap, melalui pendampingan dan pengelolaan lahan yang intensif, hasil panen nantinya dapat memberikan kontribusi signifikan bagi ketersediaan pangan di wilayah Serang.


​"Mudah-mudahan penanaman ini memberikan hasil yang melimpah, sehingga dapat menunjang program pemerintah menuju Indonesia Emas melalui kedaulatan pangan," tuturnya.


Kata dia, ​Kegiatan ini tidak hanya melibatkan personel kepolisian, tetapi juga mengedepankan sinergi dengan masyarakat agraris setempat. Turut hadir dalam kegiatan tersebut jajaran Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) Desa Sangiang, kelompok tani lokal, serta pengurus RT dan RW setempat.


Selain itu, ​Keterlibatan seluruh jajaran Polsek Mancak dalam turun langsung ke Ladang menunjukkan adanya pergeseran peran aparat yang kini juga bertindak sebagai fasilitator pemberdayaan ekonomi warga.


​Akp Acum berharap. Melalui kolaborasi ini, diharapkan masyarakat semakin termotivasi untuk memanfaatkan lahan tidur menjadi lahan produktif yang memiliki nilai ekonomi tinggi.(red/neni).

Komentar

Tampilkan

Terkini