SERANG, Banten – Kapolda Banten memberikan arahan kepada para Perwira Sekolah Inspektur Polisi (SIP) Angkatan ke-55 Tahun 2026 Polda Banten, Rabu (10/6/2026). Dalam arahannya, Kapolda menyampaikan ucapan selamat kepada seluruh peserta yang telah menyelesaikan pendidikan di Sekolah Tamtama dan Bintara Polri (Setukpa) Lemdiklat Polri dan resmi menyandang pangkat Inspektur Polisi Dua (Ipda).
Kapolda Banten menilai keberhasilan para perwira muda tersebut merupakan hasil kerja keras, disiplin, pengorbanan, serta dukungan keluarga selama menjalani pendidikan. Ia menegaskan bahwa selesainya pendidikan bukan akhir dari perjuangan, melainkan awal pengabdian sebagai pemimpin Polri di lapangan.
Dalam kesempatan itu, Kapolda juga mengapresiasi penyerahan satu unit golf car dari Perwira SIP Angkatan 55 kepada Polda Banten. Menurutnya, bantuan tersebut merupakan wujud nyata rasa memiliki, kepedulian, kebersamaan, dan kecintaan terhadap institusi Polri yang perlu dipelihara sebagai budaya organisasi yang solid dan berorientasi pada kemajuan institusi.
Kapolda Banten menjelaskan, tantangan tugas Polri ke depan semakin kompleks. Mulai dari perkembangan teknologi informasi, kejahatan siber, peredaran narkotika, tindak pidana perdagangan orang, konflik sosial, hingga berbagai dinamika kamtibmas membutuhkan kehadiran Polri yang profesional, responsif, dan dipercaya masyarakat.
Untuk itu, Kapolda memberikan tujuh penekanan kepada para Perwira SIP Angkatan 55 sebagai pedoman dalam pelaksanaan tugas.
Pertama, memegang teguh integritas dan kehormatan perwira Polri dengan menghindari segala bentuk pelanggaran disiplin, kode etik, penyalahgunaan wewenang, narkoba, judi online, maupun perilaku yang dapat mencederai kepercayaan masyarakat.
Kedua, menjadi pemimpin yang melayani dengan mengedepankan keteladanan, humanisme, dan kemampuan menyelesaikan masalah.
Ketiga, meningkatkan profesionalisme dan kompetensi. Keempat, memperkuat pengawasan terhadap anggota. Kelima, membangun sinergitas dengan seluruh pemangku kepentingan. Keenam, mengimplementasikan nilai-nilai Presisi dalam setiap pelaksanaan tugas. Ketujuh, menjadi agen perubahan yang mampu menghadirkan inovasi dan energi positif di lingkungan kerja masing-masing.
Mengakhiri arahannya, Kapolda mengingatkan bahwa pangkat yang kini disandang merupakan amanah yang harus dipertanggungjawabkan kepada institusi, masyarakat, bangsa, negara, dan Tuhan Yang Maha Esa.
“Jadilah perwira yang berani karena benar, rendah hati dalam bersikap, tegas dalam bertindak, serta tulus dalam melayani masyarakat. Selamat bertugas, selamat mengabdi, dan jadilah Bhayangkara sejati yang senantiasa hadir untuk masyarakat,” tutup Kapolda Banten.


