Iklan

​Pergunu Cilegon Gelar Seminar Wawasan Kebangsaan, Tekankan Pentingnya Sekolah Tanpa Perundungan

Detikflash
Jumat, 26 Desember 2025, 19:42 WIB Last Updated 2025-12-27T03:42:32Z
masukkan script iklan disini
masukkan script iklan disini

​CILEGON, Detikflash.net - Persatuan Guru Nahdlatul Ulama (Pergunu) Kota Cilegon menyelenggarakan Seminar Pendidikan dan Wawasan Kebangsaan di Aula Setda Kota Cilegon, Sabtu (27/12/2025). Agenda ini difokuskan pada penguatan kompetensi pengurus serta kampanye antiteror dan antiperundungan (bullying) di lingkungan pendidikan.


​Ketua PC Pergunu Kota Cilegon, Suroji, menyatakan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari program kerja strategis organisasi. Selain sebagai sarana silaturahmi, seminar ini bertujuan mencetak pengurus yang lebih kompeten dalam menghadapi tantangan zaman.


​"Mudah-mudahan kami mampu memberikan kontribusi nyata bagi Kota Cilegon di bidang pendidikan dan pembangunan demi kemajuan daerah," ujar Suroji dalam sambutannya, Sabtu.


​Salah satu poin utama dalam seminar ini adalah gerakan "No Haters, No Bullying". Suroji menekankan pentingnya membangun kesadaran kolektif dan solidaritas antar-pendidik untuk melawan praktik perundungan di sekolah.


​Menurutnya, wawasan kebangsaan sangat erat kaitannya dengan cara menghargai perbedaan di bawah naungan NKRI.


​"Melalui seminar ini, kita diharapkan bisa lebih tercerahkan. Bagaimana pentingnya NKRI di tengah-tengah kita untuk menjalin persatuan, kesatuan, serta merajut perbedaan demi menyamakan persepsi," imbuhnya.


​Kata dia, kegiatan ini diikuti oleh 437 anggota Pergunu yang berasal dari pengurus Cabang (PC) hingga Pengurus Anak Cabang (PAC) di delapan kecamatan se-Kota Cilegon.


​Sementara, Ketua Pelaksana Seminar, Saefullah, menjelaskan bahwa penguatan "sendi-sendi bangsa" melalui jalur pendidikan adalah hal utama, terutama di tengah derasnya arus informasi di media sosial.


​"Kita perlu memperkuat kesadaran moralitas agar para pendidik dan siswa tidak mudah terpengaruh dampak negatif medsos. Tujuannya jelas: menciptakan pendidikan yang inklusif dan bebas dari perundungan demi kemajuan bangsa," kata Saefullah.


​Saefullah juga menambahkan bahwa terselenggaranya acara ini tidak lepas dari dukungan berbagai pihak, termasuk bantuan dana hibah dan donatur yang tidak mengikat hingga dukungan dan dorongan doa dari semua pengurus pergunu kota cilegon.


​Tidak hanya itu, pihaknya memberikan apresiasi kepada Pemerintah Kota Cilegon yang telah memfasilitasi tempat pelaksanaan acara.


​"Kami berterima kasih kepada pemerintah kota yang telah memfasilitasi tempat. Fokus kami adalah bagaimana kita bisa bersama-sama menghindari bullying dan menciptakan iklim pendidikan yang sehat," pungkasnya.(neni/red).

Komentar

Tampilkan

Terkini