CILEGON, Detikflash.net – Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) Cilegon menggelar peringatan Dies Natalis ke-72 GMNI yang dirangkaikan dengan pelantikan Dewan Pimpinan Komisariat (DPK) di wilayah tersebut. Kegiatan ini menjadi momentum penting bagi kader GMNI di Cilegon untuk memperkuat komitmen perjuangan organisasi dalam memperjuangkan nilai-nilai kerakyatan, nasionalisme, dan keadilan sosial sebagaimana dicita-citakan oleh pendiri GMNI, Soekarno.
Dies Natalis ke-72 GMNI yang jatuh pada 23 Maret kali ini mengusung tema utama “Gotong Royong Mewujudkan Pasal 33 UUD 1945”. Sementara itu, pelantikan Akbar DPK GMNI se-Kota Cilegon mengangkat tema “Mewujudkan Kader yang Progresif dan Revolusioner”.
Ketua Pelaksana kegiatan, Samsul Ma'arif, dalam sambutannya menyampaikan bahwa peringatan Dies Natalis ke-72 bukan hanya sekadar seremoni organisasi, melainkan momentum refleksi perjuangan mahasiswa dalam menjawab berbagai persoalan bangsa dan daerah.
“Semangat gotong royong harus menjadi fondasi utama dalam membangun perekonomian bangsa sebagaimana yang tertuang dalam Pasal 33 UUD 1945. Mahasiswa, khususnya kader GMNI, harus mampu menjadi motor penggerak dalam memperjuangkan ekonomi yang berkeadilan dan berpihak kepada rakyat,” ungkap Samsul.
Selain peringatan Dies Natalis, kegiatan ini juga dirangkaikan dengan pelantikan pengurus DPK GMNI se-Cilegon di berbagai komisariat. Pelantikan ini menjadi bagian dari proses kaderisasi untuk memperkuat struktur organisasi di tingkat kampus.
Sementara itu, Ketua DPC GMNI Cilegon Andriansyah menegaskan pentingnya melahirkan kader-kader yang progresif dan revolusioner, yaitu kader yang memiliki kesadaran ideologis, keberanian berpikir kritis, serta komitmen kuat dalam memperjuangkan kepentingan rakyat.
“Kader GMNI harus menjadi intelektual pejuang yang tidak hanya berpikir, tetapi juga bergerak bersama rakyat untuk memperjuangkan perubahan sosial,” tukasnya.
Melalui kegiatan Dies Natalis GMNI ke-72 dan pelantikan DPK ini, GMNI Cilegon berharap dapat memperkuat konsolidasi organisasi serta melahirkan kader-kader yang mampu menjawab tantangan zaman dan terus menjaga semangat perjuangan demi terwujudnya cita-cita kemerdekaan Indonesia yang adil dan makmur.(*/red).


