Iklan

1.350 Santri TKQ-TPQ se-Cilegon Diwisuda, BKPAKSI: Lulus Mengaji Bukan Titik Akhir

Detikflash
Minggu, 31 Mei 2026, 20:28 WIB Last Updated 2026-06-01T03:29:55Z
masukkan script iklan disini
masukkan script iklan disini


CILEGON, Detikflash.net – Sebanyak 1.035 santri aman Kanak-Kanak Al-Qur’an (TKQ) dan Taman Pendidikan Al-Qur’an (TPQ) se-Kota Cilegon mengikuti wisuda Haflah Musyahadah yang digelar Badan Koordinasi Pendidikan Al-Qur’an dan Keluarga Sakinah Indonesia (BKPAKSI), Minggu (31/5/2026).  


Acara yang berlangsung di salah satu hotel di Kota Cilegon itu menjadi puncak proses panjang bagi para santri dari delapan kecamatan. Mereka sebelumnya harus melewati seleksi Munakosah, bukan sekadar mendaftar lalu diwisuda.


“Wisuda ini bentuk apresiasi karena mereka sudah mengikuti Munakosah. Prosesnya dimulai sejak Maret, ada dua tahap: tes tulis dan praktik lisan untuk TPA,” kata Ketua Pelaksana Haflah Musyahadah Sastra Sasih.Mp.d kepada media di sela acara.

Dari 1.035 peserta Munakosah tahun ini, lima santri belum memenuhi kriteria kelulusan. Namun, mereka tetap diikutsertakan dalam Haflah Musyahadah sebagai penghargaan atas usaha mengikuti seluruh tahapan.


Sastra Sasih menegaskan, kelulusan murotal dan kemampuan mengaji adalah inti dari Munakosah. Karena itu, ia berpesan agar para santri tidak berhenti mengaji setelah wisuda.


“Jadikan momen ini berharga, tapi Al-Qur’an harus tetap jadi pegangan. Yang sudah lulus lanjutkan, yang belum lulus ulangi lagi, perbaiki lagi,” ujarnya.


Ia berharap ilmu yang didapat di TKQ dan TPQ binaan BKPAKSI di delapan kecamatan menjadi bekal ibadah, tidak hanya bagi santri, tetapi juga bagi para ustaz, ustazah, dan orang tua.


“Semoga Al-Qur’an menjadi pedoman hidup mereka,”pungkasnya. (neni/red).

Komentar

Tampilkan

Terkini