Kegiatan ini bertujuan untuk menyerap aspirasi masyarakat terkait prioritas pembangunan di tingkat kelurahan untuk tahun mendatang. Kepala Seksi (Kasi) Pembangunan Kelurahan Lebak Denok, Eki Maksudi, menjelaskan bahwa usulan pembangunan pada tahun 2026 masih didominasi oleh infrastruktur dasar.
"Skala prioritas pembangunan fisik di antaranya meliputi pembangunan drainase, perbaikan jalan lingkungan menggunakan paving blok, serta program Rumah Tidak Layak Huni (RTLH)," ujar Eki di sela-sela kegiatan.
Selain infrastruktur jalan dan hunian, Pemerintah Kelurahan Lebak Denok juga memberikan perhatian khusus pada mitigasi bencana lokal. Eki menambahkan bahwa pihaknya telah merancang program penanganan banjir melalui pembangunan infrastruktur penunjang.
"Terkait penanganan banjir, kami akan memfokuskan pada pembangunan Tembok Penahan Tanah (TPT) dan pembuatan gorong-gorong di titik-titik rawan," lanjutnya.
Kegiatan Musrenbangkel ini dihadiri oleh berbagai elemen penting guna memastikan perencanaan pembangunan berjalan transparan dan tepat sasaran. Turut hadir Camat Citangkil Ikhlasinnufus, Lurah Lebak Denok Nurkholis, serta perwakilan dari Bagian Administrasi Pembangunan (Adpem) Setda Kota Cilegon.
Selain unsur pemerintahan, forum ini juga melibatkan partisipasi aktif dari masyarakat, mulai dari Ketua LPM, tim Kotaku, jajaran RT/RW, kader Posyandu, PKK, tokoh masyarakat, hingga Karang Taruna.
Hadirnya berbagai lapisan masyarakat ini diharapkan dapat menghasilkan kesepakatan pembangunan yang benar-benar menjawab kebutuhan warga di wilayah Lebak Denok secara komprehensif.(*/red).


