Iklan

Gudang Penampungan Solar Ilegal di Cilegon Terbakar, Diduga Milik Oknum Polisi

Detikflash
Kamis, 19 Februari 2026, 02:59 WIB Last Updated 2026-02-19T10:59:36Z
masukkan script iklan disini
masukkan script iklan disini


CILEGON, - Sebuah gudang tertutup seng yang diduga menjadi tempat penampungan solar ilegal di bawah yang berlokasi di bawah flyover Terminal Seruni, Jalan Akses Tol Cilegon Timur, Kota Cilegon, ludes terbakar pada Kamis (19/02/2026) dini hari sekitar pukul 00.05 WIB. Kebakaran ini sontak membuat warga sekitar panik dan berhamburan keluar rumah.

 

Menurut keterangan saksi mata, gudang solar ilegal tersebut telah lama beroperasi. Aktivis Peduli Lingkungan Hidup (Mapeka), Mahyumi, menyayangkan adanya dugaan keterlibatan oknum polisi dari Polres Cilegon sebagai pemilik gudang tersebut.

"Kebakaran dan ledakan hebat yang terjadi secara tiba-tiba membuat masyarakat berhamburan keluar rumah, menyaksikan kejadian tersebut," ujar Mahyumi kepada media pada kamis 19 Februari 2025.

 

Mahyumi sangat menyayangkan insiden ini, terutama karena tempat tersebut diduga kuat sebagai gudang penimbunan solar ilegal yang tidak memiliki izin. Ia berharap aparat penegak hukum (APH) dapat mengusut tuntas kejadian ini dan menindak pelaku penampungan solar sesuai hukum yang berlaku.

 

"Kami berharap pelaku penampungan solar ini bisa ditindak sesuai hukum yang berlaku," tegasnya.

Informasi yang dihimpun di lokasi kejadian menyebutkan bahwa satu unit mobil ikut terbakar, dua Spedah motor dan bangunan milik warga sebelah. diduga kebakaran tersebut di picu dari konselting listrik. Dan akibat tersambar api dari solar yang berada di dalam gudang. 

 

Dinas Pemadam Kebakaran Kota Cilegon mengerahkan tiga unit mobil pemadam setelah menerima laporan dari masyarakat. Api berhasil dipadamkan setelah petugas berjibaku selama kurang lebih 3 jam.

 


Agus, petugas pemadam kebakaran, membenarkan bahwa kebakaran terjadi di sebuah lapak penampungan solar. Ia menyebutkan bahwa petugas sempat kewalahan karena banyaknya bahan mudah terbakar di lokasi.

 

Hingga berita ini diturunkan, pemilik lapak belum memberikan keterangan resmi terkait kebakaran tersebut.(*red).

Komentar

Tampilkan

Terkini