Iklan

DPK Raih Juara II Inovasi AD-OD 2026, Hadirkan Layanan Restorasi Arsip Pra dan Pasca Bencana

Detikflash
Rabu, 22 April 2026, 17:50 WIB Last Updated 2026-04-23T00:50:07Z
masukkan script iklan disini
masukkan script iklan disini


Cilegon 20/04/2026 Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (DPK) kembali menorehkan prestasi membanggakan dengan meraih Juara II dalam Lomba Inovasi AD-OD ke-4 Tahun 2026 yang diselenggarakan oleh Bappeda Litbang. Inovasi yang diusung bertajuk Restorasi Arsip Pra dan Pasca Bencana atau disingkat Res Area PPP, dinilai memberikan dampak nyata bagi perlindungan arsip vital masyarakat.


Peserta Lomba dari Arsiparis Madya DPK, Sigit, menjelaskan bahwa inovasi ini berfokus pada pelayanan kuratif dan preventif terhadap arsip penting milik masyarakat.


“Alhamdulillah, melalui bidang arsip, kami berhasil meraih juara kedua. Inovasi ini memberikan layanan perlindungan arsip vital masyarakat, seperti ijazah, sertifikat tanah, dan SK penting lainnya, baik sebelum maupun setelah terdampak bencana,” ujarnya Sigit 


Ia menjelaskan, secara preventif DPK menyediakan layanan enkapsulasi dan digitalisasi untuk menjaga arsip agar tetap aman dari kerusakan. Sementara itu, secara kuratif, DPK juga menghadirkan layanan restorasi bagi arsip yang telah rusak akibat bencana seperti banjir.


“Kalau arsip terkena air, rusak, atau berjamur, kami bisa melakukan restorasi, bahkan hingga laminasi menggunakan tisu Jepang agar arsip bisa kembali layak digunakan,” tambahnya.


Lomba inovasi tersebut diselenggarakan pada 16–17 April 2026, dengan masa pendaftaran ditutup pada 14 April 2026. Kegiatan ini mencakup beberapa kategori, mulai dari Teknologi Tepat Guna (TTG), inovasi pelayanan publik untuk pelajar dan ASN, hingga pengembangan inovasi teknologi lainnya, dengan jumlah peserta mencapai sekitar 40 inovasi.


Sigit juga mengungkapkan bahwa keberhasilan ini melanjutkan prestasi sebelumnya, di mana pada tahun 2022 DPK berhasil meraih Juara I melalui inovasi Sistem Informasi Pengelolaan Arsip Vital Sekolah.


Ke depan, DPK berharap inovasi ini dapat terus berkembang dan mendapat dukungan lebih luas dari Pemerintah Kota Cilegon.


“Kami berharap inovasi ini bisa semakin bermanfaat bagi seluruh masyarakat Kota Cilegon, tidak hanya di lingkungan DPK saja,” ujarnya.


Senada dengan itu, Kepala DPK, Hj. Eem Rohaemi, S.H., M.M., menambahkan bahwa keberhasilan ini merupakan hasil konsistensi dan komitmen dalam memberikan edukasi kepada masyarakat tentang pentingnya menjaga arsip.


“Alhamdulillah, kita berturut-turut mendapatkan juara. Ini menjadi bukti bahwa pelayanan publik di bidang kearsipan semakin dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. Arsip adalah bagian penting dari kehidupan kita, mulai dari dokumen pribadi hingga legalitas hukum,” ungkapnya.


Ia juga menekankan bahwa arsip memiliki peran penting dalam kehidupan masyarakat, baik sebagai bukti autentik maupun sebagai penunjang berbagai aktivitas hukum dan administratif.


“Arsip itu adalah rekaman kehidupan kita. Dari sejak dalam kandungan hingga dewasa, semua memiliki dokumentasi. Maka, penting bagi masyarakat untuk menjaga arsip dengan baik, baik secara manual maupun digital,” jelasnya.


DPK pun membuka layanan setiap hari bagi masyarakat yang ingin melakukan perlindungan maupun restorasi arsip. Dengan adanya inovasi Res Area PPP ini, diharapkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya arsip semakin meningkat, sekaligus memperkuat ketahanan data pribadi di tengah potensi bencana.

Komentar

Tampilkan

Terkini