CILEGON – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Cilegon di bawah naungan Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Banten menggelar apel ikrar bersama. Kegiatan ini merupakan wujud komitmen nyata untuk mewujudkan lingkungan pemasyarakatan yang bersih dari peredaran narkoba, pungutan liar (pungli), dan praktik komunikasi ilegal.
Acara yang berlangsung khidmat tersebut diikuti oleh seluruh jajaran petugas dan warga binaan pemasyarakatan. Turut hadir dalam kesempatan ini sejumlah pemangku kepentingan, antara lain perwakilan Badan Narkotika Nasional (BNN) Cibeber, Koramil Cibeber, serta Polsek Cilegon. Kehadiran berbagai instansi ini memperkuat sinergi lintas sektor dalam upaya menciptakan lapas yang berintegritas dan bebas dari pelanggaran.
Dalam kegiatan tersebut, dilaksanakan pembacaan dan penandatanganan ikrar oleh seluruh petugas serta perwakilan warga binaan. Langkah ini menjadi simbol keseriusan dan konsistensi seluruh elemen dalam memerangi segala bentuk penyimpangan di dalam lingkungan lapas.
Kepala Lapas Kelas IIA Cilegon, Raja Muhammad Ismael Novadiansyah, menegaskan bahwa kegiatan ini bukan sekadar seremoni, melainkan titik awal penerapan disiplin yang lebih ketat.
"Apel ikrar ini bukan sekadar seremonial, tetapi merupakan wujud nyata komitmen kita bersama untuk menciptakan Lapas Cilegon yang bersih dari narkoba, pungutan liar, dan komunikasi ilegal. Saya mengajak seluruh jajaran dan warga binaan untuk menjaga integritas serta melaksanakan ikrar ini secara konsisten dalam kehidupan sehari-hari," ujar Raja dalam keterangannya, Senin (23/4).
Lebih lanjut, Raja menekankan pentingnya kolaborasi antarinstansi sebagai kunci keberhasilan pengawasan. Menurutnya, dukungan dari BNN, TNI, dan Polri sangat vital dalam menegakkan aturan dan menjaga ketertiban.
"Kolaborasi dengan berbagai pihak menjadi kunci penting dalam pengawasan dan penegakan aturan. Dengan kebersamaan ini, kita optimistis dapat mewujudkan lingkungan pemasyarakatan yang aman, tertib, dan berintegritas," tambahnya.
Melalui pengukuhan ikrar ini, Lapas Cilegon berharap seluruh elemen dapat terus menjaga komitmen dan berperan aktif menciptakan suasana yang kondusif, serta bebas dari berbagai pelanggaran yang dapat merusak sistem pembinaan.


