Iklan

Aktivis asal Banten, Khalid Miqdar, buka suara terkait aksi massa dari Pati yang sempat menjadi sorotan di Jakarta.

Detikflash
Jumat, 28 Agustus 2026, 19:42 WIB Last Updated 2026-08-29T02:42:23Z
masukkan script iklan disini
masukkan script iklan disini


 JAKARTA – Aktivis asal Banten, Khalid Miqdar, buka suara terkait aksi massa dari Pati yang sempat menjadi sorotan di Jakarta.


Menurutnya, gerakan tersebut murni lahir dari keresahan masyarakat dan tidak ada unsur penunggangan dari pihak manapun.


Isu bahwa aksi Pati didanai atau ditunggangi kelompok tertentu, bahkan dikaitkan dengan skenario pelengseran presiden, menurut Khalid hanya muncul dari persepsi di permukaan.


Ia mengaku tidak percaya begitu saja dengan kabar yang bersumber dari katanya.


Untuk memastikan, pada Senin (24/8), Khalid memutuskan langsung turun ke Jakarta. Awalnya ia mencari massa Pati di depan Gedung DPR RI.


Namun setelah ditelusuri, mereka ternyata sudah dipindahkan ke kawasan Ciganjur, di lingkungan Pondok Pesantren Gus Dur.


Di sana Khalid melihat langsung kondisi para peserta aksi. Tidak ada tenda mewah, tidak ada logistik berlebih. Massa Pati hidup sederhana.


Makan sehari-hari hanya ikan dadar, tempe, dan kecap. Itu pun sebagian kiriman dari relawan Banten yang datang menengok.


Khalid juga membantah kabar bahwa warga Pati ditolak masyarakat Betawi. Setelah berkoordinasi dengan sejumlah tokoh Betawi, tidak ada tanda-tanda penolakan.


Reporter (hairullah) redaksi

Komentar

Tampilkan

Terkini