Iklan

Drainase Belum Lama Sudah Ambrol, Warga Pertanyakan Mutu Proyek Lingkungan

Detikflash
Senin, 22 Desember 2025, 11:42 WIB Last Updated 2025-12-23T00:54:19Z
masukkan script iklan disini
masukkan script iklan disini


Cilegon,Detikflash -  Infrastruktur lingkungan kembali menjadi sorotan di Kota Cilegon. Drainase di Lingkungan Jombang Kali, Kelurahan Masigit, Kecamatan Jombang, dilaporkan ambrol meski usianya belum terbilang lama sejak dibangun. 


Kerusakan ini memicu kekecewaan warga dan memunculkan dugaan kuat lemahnya kualitas pekerjaan proyek. Drainase yang runtuh berada tepat di belakang rumah warga, sehingga menimbulkan kekhawatiran serius terhadap keselamatan dan kenyamanan lingkungan sekitar, Ambrolnya bangunan tersebut terjadi tanpa adanya faktor alam seperti hujan deras atau luapan air.


Hasil pantauan lapangan team pada senin (22/12/2025) menunjukkan struktur drainase tampak hancur dan rapuh, seolah tidak mampu menopang tekanan tanah di sekitarnya. Kondisi ini memperkuat dugaan adanya masalah pada proses konstruksi sejak awal.


Gandol, salah seorang warga setempat, menegaskan bahwa kerusakan terjadi dalam kondisi cuaca normal.“Tidak hujan, tidak ada air besar Tapi drainase di belakang rumah warga  kami tiba-tiba ambrol  Ini jelas bukan faktor alam,” ujarnya.


Ia menduga pembangunan drainase tersebut tidak dikerjakan sesuai standar teknis, Menurutnya penggunaan material, khususnya semen, diduga minim sehingga bangunan mudah retak dan runtuh.“Kalau bangunan baru tapi gampang hancur, wajar kalau kami curiga kualitasnya buruk,” tegas Gandol.


Ambrolnya drainase ini bukan hanya persoalan kerusakan fisik, tetapi juga berpotensi menimbulkan dampak lanjutan. Mulai dari longsornya tanah di sekitar permukiman, terganggunya sistem aliran air  hingga ancaman keselamatan warga apabila kerusakan dibiarkan tanpa penanganan cepat.


Ironisnya, hingga berita ini ditayangkan, belum ada satu pun pernyataan resmi dari pihak kelurahan, kecamatan, maupun instansi teknis terkait. Tidak ada kejelasan mengenai penyebab pasti kerusakan, apalagi rencana perbaikan atau evaluasi terhadap pelaksana proyek.


Sikap diam pemerintah menambah kekecewaan warga, yang menilai lemahnya pengawasan menjadi penyebab utama buruknya kualitas infrastruktur lingkungan.Warga mendesak Pemerintah Kota Cilegon segera turun tangan melakukan audit teknis, mengevaluasi pelaksana pekerjaan, serta memastikan perbaikan dilakukan secara menyeluruh dan sesuai standar.


“Kalau proyek lingkungan saja kualitasnya seperti ini, kami patut bertanya  ke mana pengawasan pemerintah selama ini?” ujar warga lainnya.(*/red).


Komentar

Tampilkan

Terkini