CILEGON, Detikflash.net – Upaya penanganan stunting di tingkat kelurahan menunjukkan hasil yang signifikan. Kelurahan Deringo, Kecamatan Citangkil, Kota Cilegon, mencatatkan penurunan drastis angka stunting melalui program intervensi gizi yang terukur.
Keberhasilan ini ditandai dengan agenda penutupan Program Pemberian Makanan Tambahan (PMT) yang berlangsung di Dapur PMT PKK Kelurahan Deringo, Rabu (24/12/2025).
Lurah Deringo, Ubay Uswaidi, mengungkapkan bahwa penurunan angka stunting di wilayahnya merupakan buah dari kolaborasi intensif antara pemerintah kelurahan dengan sektor swasta melalui skema tanggung jawab sosial.
"Alhamdulillah, angka stunting di Kelurahan Deringo menurun sangat signifikan, dari semula 75 anak kini tersisa menjadi 9 anak. Pencapaian ini merupakan hasil kolaborasi nyata kami dengan Yayasan Baitul Maal (YBM) BRILiaN," ujar Ubay di sela-sela acara penutupan PMT.
Program ini difokuskan pada penyediaan makanan bergizi yang diolah langsung melalui dapur PKK untuk memastikan asupan nutrisi tepat sasaran bagi anak-anak yang masuk dalam kategori stunting. Target "Zero Stunting" di Deringo
Meski telah mencatatkan penurunan lebih dari 80 persen, pihak kelurahan menegaskan bahwa upaya pencegahan tidak akan berhenti pada seremoni penutupan program PMT ini. Pemantauan tumbuh kembang anak akan terus dilakukan melalui kader-kader Posyandu dan PKK setempat.
Ubay berharap, melalui pola penanganan yang berkelanjutan dan edukasi gizi kepada para orang tua, Kelurahan Deringo dapat segera mencapai status zero stunting atau nol kasus stunting.
"Harapan kami, dengan berakhirnya rangkaian program PMT ini, tidak ada lagi anak yang mengalami stunting di Kelurahan Deringo. Kami berkomitmen untuk terus menjaga ketahanan pangan dan kesehatan balita di wilayah ini," pungkasnya.
Langkah yang dilakukan Kelurahan Deringo ini diharapkan dapat menjadi rujukan bagi wilayah lain di Kota Cilegon dalam memobilisasi sumber daya lokal dan kemitraan untuk menyelesaikan persoalan kesehatan masyarakat di tingkat akar rumput.(*/red).



