Iklan

MBHS Serang Imbau Kelompok LGBT Bertobat dan Kembali ke Jalan yang Benar

Detikflash
Kamis, 23 Juli 2026, 20:39 WIB Last Updated 2026-07-24T03:39:39Z
masukkan script iklan disini
masukkan script iklan disini

_Dukung Fatwa MUI Disahkan Jadi Undang-Undang_


SERANG, Detikflash.net– Majelis Badar Hikmah Serang atau MBHS mengimbau kelompok Lesbian, Gay, Biseksual, dan Transgender (LGBT) di Kota Serang untuk segera bertobat dan kembali ke jalan yang benar.


Imbauan itu disampaikan saat kegiatan bincang-bincang di Markas MBHS, Jumat (24/7/2026).


Penasihat MBHS, Ustaz Rebo, menyebut LGBT sebagai perilaku yang merusak moral bangsa, negara, dan agama. 


“LGBT merupakan salah satu penyakit yang cepat menular dan sangat merusak moral bangsa, negara, dan agama. Masyarakat luas harus tahu dan paham bahaya LGBT tersebut, dan jangan sampai terus menyebar,” ujarnya.


Ustaz Rebo menegaskan, LGBT bertentangan dengan ajaran agama serta prinsip berbangsa dan bernegara. Ia meminta semua komponen masyarakat ikut bergerak melakukan penolakan.


“LGBT sangat bertentangan dengan ajaran agama, juga prinsip berbangsa dan bernegara. Jadi harus diberantas, jangan sampai semakin menyebar di masyarakat. Ketika ada gelagat di masyarakat yang mengarah ke sana, dapat langsung ditindak sesuai aturan perundang-undangan yang berlaku,” katanya.


Ia juga menilai dampak LGBT merugikan seluruh unsur masyarakat. “Karena dampaknya akan merugikan semua unsur masyarakat, tak terkecuali. Dalam agama Islam sudah jelas,” ucapnya.


Dalam kesempatan itu, MBHS menyatakan dukungan agar Fatwa MUI Nomor 57 Tahun 2014 tentang Lesbian, Gay, Sodomi, dan Pencabulan segera disahkan menjadi undang-undang.


“MBHS sangat mendukung Fatwa MUI No. 57 Tahun 2014 tentang anti lesbian, gay, sodomi, dan pencabulan untuk segera disahkan menjadi undang-undang,” ujarnya.


Senada, Ketua MBHS, Bah Jalu, meminta kelompok LGBT meninggalkan perbuatan tersebut. 


“Kami juga meminta kepada kelompok LGBT untuk segera meninggalkan perbuatan itu dan bertobat, kembali ke jalan yang benar,” kata Bah Jalu.(*/red).

Komentar

Tampilkan

Terkini