SUKABUMI, Detikflash.net – Kebakaran hebat melanda Kampung Adat Ciptamulya, Kabupaten Sukabumi. Selain menghanguskan puluhan rumah, api juga membakar 42 lumbung tempat penyimpanan padi milik warga.
Pasca kejadian, ratusan warga bersama aparat TNI dan Polri bahu-membahu mengevakuasi gabah dan padi yang masih tersisa. Gabah dan padi merupakan harta kekayaan utama masyarakat adat di kampung tersebut.
Sisa ribuan ikat gabah dan padi yang tidak terbakar kemudian dikumpulkan di satu titik. Langkah itu dilakukan karena hasil panen sangat penting bagi keberlangsungan hidup warga Kampung Adat Ciptamulya.
Masyarakat di kampung ini sebagian besar menggantungkan hidup dari bertani dan bercocok tanam. Mereka secara bergotong royong mengumpulkan gabah untuk kebutuhan rumah tangga sepanjang tahun.
"Selain menghanguskan puluhan rumah, juga 42 lumbung tempat penyimpanan padi ikut hangus terbakar," ujar Irwan, kontributor _Detik News_.
Hingga Minggu 27/07/2026, lokasi kejadian masih porak-poranda. Ratusan warga terpaksa mengungsi ke tenda-tenda darurat yang disediakan serta ke rumah kerabat terdekat.
Kerugian akibat kebakaran ini tidak hanya pada tempat tinggal, tetapi juga pada sumber pangan warga untuk beberapa bulan ke depan. Pemerintah daerah dan pihak terkait diharapkan segera memberikan bantuan logistik dan penanganan lanjutan agar masyarakat dapat segera pulih.(samsul/red).


