Iklan

Yayasan Bukit Naga Mas Kembangkan TPBU di Waringin, Warga Apresiasi Dampak Sosial dan Ekonomi

Detikflash
Sabtu, 01 Agustus 2026, 02:13 WIB Last Updated 2026-08-01T09:22:03Z
masukkan script iklan disini
masukkan script iklan disini


SERANG, Detikflash.net – Warga wilayah Tegal Maja Sampir Waringin dan Tegal Maja Cikerai, Kecamatan Waringin, Kabupaten Serang, menyampaikan apresiasi dan dukungan penuh terhadap kehadiran Tempat Pemakaman Bukan Umum (TPBU) yang dikembangkan Yayasan Bukit Naga Mas Serang di Desa Sampir, Sabtu (1/8/2026).

 

Tokoh masyarakat Tegal Maja Cikerai, Miska, menilai kehadiran TPBU membawa dampak positif bagi pemenuhan kebutuhan sosial warga sekaligus mendukung kemajuan wilayah setempat.

 

"Kami atas nama warga Tegal Maja Cikerai berharap pembangunan yang sedang berjalan dapat berlangsung aman, nyaman, dan kondusif. Kami seluruh elemen masyarakat mendukung penuh pelaksanaan pembangunan TPBU ini," ujar Miska di kediamannya.


Sementara itu, Ketua Forum Pemuda Desa Sampir, Juhdi, melihat adanya perubahan nyata pada aktivitas ekonomi warga sejak pembangunan dimulai. Menurutnya, pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) kini semakin terbantu dengan adanya perputaran ekonomi baru di lokasi tersebut.

"Alhamdulillah, berkat adanya pembangunan ini, suasana di sekitar menjadi lebih hidup. Pelaku usaha seperti UMKM kini lebih mudah memasarkan dagangannya, dan masyarakat luas bisa merasakan dampak positifnya secara langsung. Dulu tempat ini terasa sepi, kini perlahan menjadi ramai dan membawa manfaat bersama," jelas Juhdi.

 

Perwakilan pengembang TPBU Yayasan Bukit Naga Mas Serang, Cipto, menyampaikan rasa terima kasih yang mendalam atas dukungan dan kekompakan yang ditunjukkan tokoh masyarakat, pemuka agama, warga, serta jajaran RT dan RW setempat. Dukungan tersebut dinilai menjadi kunci kelancaran seluruh tahapan pembangunan yang berlangsung.

 

"Alhamdulillah, berkat dukungan penuh dari seluruh elemen masyarakat, pembangunan ini berjalan lancar sesuai rencana. Warga juga turut berkontribusi dan dilibatkan dalam proses pekerjaan yang ada," ujar Cipto secara eksklusif kepada awak media di lokasi proyek.

 

Ia menegaskan kembali bahwa seluruh persyaratan hukum dan administrasi pembangunan telah dipenuhi sebelum memulai pekerjaan.

 

"Segala bentuk perizinan TPBU sudah lengkap dan sudah sesuai dengan ketentuan peraturan yang berlaku," tegas Cipto.

 


Cipto menjelaskan, TPBU ini disiapkan untuk melayani pemakaman bagi umat beragama Islam maupun non-Muslim dengan akses yang mudah dijangkau. Pihaknya juga akan memberikan kompensasi untuk kegiatan kepemudaan serta program tanggung jawab sosial perusahaan atau Corporate Social Responsibility (CSR) bagi warga Tegal Maja Waringin dan Tegal Maja Cikerai Cibeber.

 

Kata dia, Seluruh tenaga kerja yang dilibatkan dalam proyek ini diprioritaskan berasal dari warga sekitar, terutama wilayah Tegal Maja Sampir Waringin dan Tegal Maja Cikerai Cibeber. Pada tahap perapihan saat ini, jumlah tenaga kerja yang terlibat masih terbatas, namun pada tahap selanjutnya akan lebih banyak menyerap tenaga kerja lokal. Pengembang juga memprioritaskan pembelian bahan bangunan dari toko dan penyedia material milik warga sekitar agar perekonomian masyarakat setempat semakin bergerak maju.

 

"Kami sangat memahami bahwa wilayah Tegal Maja Sampir dan Tegal Maja Cikerai hanya dipisahkan oleh batas jalan saja, sehingga kemajuan di satu sisi pasti akan membawa dampak baik bagi warga setempat," pungkas Cipto.(neni/red).

Komentar

Tampilkan

Terkini