Kepala Seksi Sekolah Dasar Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Cilegon, drg. Rully Kusumawardhany, MM, menyampaikan bahwa peringatan Hari Ibu tidak boleh dimaknai sekadar sebagai agenda seremonial tahunan, melainkan sebagai pengingat akan jasa dan pengorbanan seorang ibu yang tak ternilai harganya.
“Sudah sepatutnya kita menghormati dan menghargai jasa seorang ibu. Ibu adalah sosok luar biasa yang telah mengandung, melahirkan, serta membesarkan anak-anaknya dengan penuh cinta, kesabaran, dan pengorbanan,” ujarnya.
Menurut Rully, peran ibu sangat fundamental dalam membentuk karakter, moral, dan masa depan generasi penerus bangsa. Nilai-nilai keteladanan, kasih sayang, serta kepedulian yang ditanamkan seorang ibu menjadi fondasi utama dalam proses pendidikan anak, baik di lingkungan keluarga maupun sekolah.
Ia menekankan pentingnya menanamkan nilai penghormatan terhadap perempuan dan ibu sejak dini, terutama melalui dunia pendidikan, agar anak-anak tumbuh menjadi pribadi yang berempati, berkarakter, dan menghargai peran perempuan dalam kehidupan.
Peringatan Hari Ibu diharapkan dapat menjadi momentum bagi seluruh lapisan masyarakat untuk semakin menghargai peran perempuan, memperkuat ketahanan keluarga, serta menumbuhkan budaya saling menghormati dan menghargai dalam kehidupan sehari-hari.(neni/red).


