Bencana tanah longsor dan pohon tumbang tersebut terjadi menyusul cuaca ekstrem berupa hujan deras dengan intensitas tinggi yang mengguyur wilayah Kabupaten Serang dalam beberapa hari terakhir.
Camat Mancak, Hj. Euis Linda Mutia, yang meninjau langsung ke lokasi kejadian, menyatakan bahwa pihaknya segera berkoordinasi dengan BPBD untuk mengerahkan personel serta peralatan evakuasi guna membuka kembali akses jalan yang tertutup.
"Kami langsung mengerahkan tenaga bantuan dari BPBD Kabupaten Serang untuk membersihkan material longsor dan pohon yang tumbang. Fokus utama kami adalah memastikan keselamatan warga dan memulihkan mobilitas di jalur ini," ujar Euis di lokasi kejadian, Selasa.
Selain upaya evakuasi fisik, Euis menambahkan bahwa Pemerintah Kecamatan Mancak juga menyalurkan sejumlah bantuan logistik bagi warga yang terdampak langsung oleh musibah ini. Hal ini dilakukan sebagai bentuk penanganan darurat terhadap masyarakat yang mengalami kerugian materiil akibat cuaca buruk.
Di tempat yang sama, Kepala Desa Winong, Muhtar Lutfi, menyampaikan apresiasinya atas gerak cepat yang dilakukan oleh pemerintah daerah. Menurutnya, kehadiran petugas di lapangan sangat membantu menenangkan warga yang sempat khawatir akan adanya longsor susulan.
"Kami sangat berterima kasih kepada Pemerintah Kecamatan Mancak dan BPBD Kabupaten Serang atas kepedulian dan respons cepatnya terhadap warga kami yang terkena musibah pohon tumbang dan tanah longsor ini," kata Muhtar Lutfi kades Winong Mancak
Hingga berita ini diturunkan, petugas gabungan masih terus melakukan pembersihan sisa-sisa material di bahu jalan. Masyarakat yang melintasi jalur Winong – Batu Kuda diimbau untuk tetap waspada, terutama saat hujan kembali turun, mengingat kondisi tanah di area tersebut masih labil.(*/red).


