SERANG - H. Fatani, pengusaha pribumi kelahiran Mancak, telah mengukir kiprah di dunia usaha sejak usia remaja. Hingga kini, ia tetap eksis menjalankan usaha bergerak di bidang hasil bumi, khususnya perdagangan emping—kuliner yang dipasarkan tidak hanya di pasar domestik tetapi juga hingga kawasan Timur Tengah.
Ditemui di Toko UMKM Emping Mancak pada Sabtu (3/1/2026), H. Fatani mengisahkan perjalanan panjangnya di dunia usaha. Kiprahnya bermula sejak usia remaja, didorong oleh semangat untuk mengelola hasil bumi daerah kelahirannya.
Beliau baru-baru ini dipercaya menjabat dua jabatan strategis sekaligus: sebagai Ketua Keluarga Besar Mancak (KBM) dan Ketua Usaha Umum UMKM Kabupaten Serang.
Dalam kesempatan itu, H. Fatani menyampaikan komitmennya untuk terus bersinergi dengan pemerintah kabupaten dan provinsi dalam mengembangkan para pelaku usaha kecil. "Kami akan fokus untuk mendukung anggota UMKM khususnya di Kecamatan Mancak, serta secara luas untuk Kabupaten Serang," ujarnya.
Bagi Fatani, kemajuan sebuah daerah berbanding lurus dengan keberpihakan pemangku kepentingan terhadap masyarakatnya. Ia meyakini bahwa pemberdayaan ekonomi lokal adalah fondasi utama pembangunan daerah.
"Suatu daerah jika tidak peduli terhadap masyarakatnya, maka tidak akan maju. Sebaliknya, jika ada kepedulian, daerah pasti berkembang. Intinya, kita harus berlomba-lomba dalam kebaikan untuk masyarakat," tegas H. Fatani.
Ia juga menekankan bahwa kunci keberhasilan dalam membangun ekosistem UMKM yang kuat adalah soliditas antar-pelaku usaha. "Kalau kita kompak, pasti maju," pungkasnya.


